Minggu, 26 Sep 2021
  • SMKN H Moenadi akan melaksanakan ANBK pada tanggal 20 dan 21 September 2021. Mohon doa dan dukungan ## SMKN H Moenadi merebut Juara 2 Cabang Voli Putra dalam POPDA

Guru dan Siswa SMKN H Moenadi Ikut Temu Teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Balitbangtan Jawa Tengah.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) sebagai unit pelaksana teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengadakan temu teknis Hilirisasi Teknologi dan Inovasi di Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 September 2021  bertempat di Gedung Serba Guna BPTP Karangjati Kabupaten Semarang. Tujuan dari temu teknis ini adalah untuk mensosialisasikan teknologi budidaya tanaman pangan dan hortikultura, meningkatkan pengetahuan pendidik/guru pertanian, penyuluh lapang/petugas pertanian  serta menggali saran dan masukan inovasi tanaman pangan dan hortikultura dari berbagai pihak. Temu tekniis Hilirisasi Teknologi merupakan forum pertemuan antara peneliti/penyuluh dengan pengguna teknologi dalam rangka mengkomunikasikan/mensosialisasikan  teknologi dan inovasi untuk digunakan sebagai materi pertanian.

Sejumlah 12 guru produktif pertanian, 4 asisten lahan dan 4 siswa kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikutura SMK Negeri H. Moenadi Ungaran aktif dalam kegiatan tersebut. Selain pemaparan dan diskusi materi invoasi dari hasil penelitian para peserta juga melakukan praktek penanaman bawang merah melalui biji (True Seed Shallot/TSS) menggunakan soil blok. Proses diskusi berjalan interaktif terutama berkaitan dengan inovasi teknologi yang sudah dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, salah satunya adalah teknologi Ozonisasi untuk sayur segar dan penyimpanan benih pertanian.  Hal ini tentu saja terkait dengan kemungkinan pengembangan dan penerapan teknologi tersebut di ranah pendidikan menengah kejuruan pertanian  utamanya pada pengawetan sayuran dan benih pertanian.

“Kegiatan ini benar-benar banyak memberikan pengetahuan baru bagi saya terutama pada tema teknologi ozonisasi pada sayuran segar dan benar-benar menarik,” Ahmadi selaku asisten lahan menyampaikan. Sementara Candra siswa kelas XII SMK Negeri H. Moenadi Ungaran program keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura menambahkan, “Saya baru melihat cara budidaya bawang merah dengan biji, karena selama ini lebih dikenal dengan cara perbanyakan umbi.”

Proses diskusi dan tanya jawab tidak terbatas hanya di ruangan saja tetapi juga berlangsung interaktif pada saat praktek. Pertanyaan demi pertanyaan disampaikan oleh guru SMK N H. Moenadi Ungaran, utamanya hal teknis yang memungkinkan  penerapan teknologi tersebut di sekolah. Hal ini beralasan mengingat bahwa pengetahuan dan ketrampilan tersebut nantinya akan dijadikan bahan ajar dan dibagikan pada semua peserta didik di SMK Negeri H. Moenadi Ungaran.

Penulis : Taat Sutarso, Guru SMKN H Moenadi Ungaran

KELUAR