Sabtu, 23 Okt 2021
  • SMKN H Moenadi mengucapkan Selamat atas keberhasilannya merebut Piala Thomas ## SMKN H Moenadi akan melaksanakan vaksinasi kedua besok Selasa, 19 Oktober 2021

Peran SMKN H. Moenadi Ungaran Dalam Mendukung Terwujudnya Ketahanan Pangan Seri 2

Peran SMKN H. Moenadi Ungaran Dalam Mendukung Terwujudnya Ketahanan Pangan Seri 2

SMK Negeri H Moenadi Ungaran sebagai sekolah menengah kejuruan dengan jumlah 20 rombongan belajar yang terdiri dari jurusan ATPH (Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura) 14 rombel (4 rombel kelas X, 4 rombel kelas XI dan 6 rombel kelas XII), jurusan APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian) 3 rombel (1 rombel kelas X, 1 rombel kelas XI dan 1 rombel kelas XII) dan jurusan MM (Multimedia) 3 rombel (1 rombel kelas X, 1 rombel kelas XI dan 1 rombel kelas XII).  Apabila dilihat dari jumlah rombongan belajar sudah sangat jelas bahwa SMK Negeri H Moenadi sangat fokus dalam pendidikan pertanian bagi generasi muda.  Bagi sekolah akan sangat menyenangkan apabila diijinkan untuk menambah rombongan belajar untuk jurusan ATPH, APHP maupun MM namun masih terkendala oleh jumlah ruang kelas yang terbatas.

SMK Negeri H Moenadi memiliki peranan yang sangat penting dalam keberlanjutan pertanian.  SMK Negeri H Moenadi telah menyiapkan peserta didik sebagai generasi muda yang memiliki kemampuan di sektor pertanian baik dari hulu sampai ke hilir yang mencintai pertanian, berminat dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian dalam mendukung produksi pangan demi mewujudkan ketahanan pangan.  Penyiapan generasi muda di sektor budidaya pertanian di khususkan pada jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura dimana dari 20 rombel terdapat 14 rombel jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura  dimana 70% peserta didik belajar ilmu budiadaya pertanian baik tanaman pangan maupun tanaman hortikultura.  Selain itu, jam pelajaran praktik/ produktif lebih dominan dibanding pelajaran normatif, luas lahan praktik yang memadai ( 2 ha), 4 screenhouse dan 1 greenhouse serta dilengkapi dengan instalasi dan alat mesin pertanian menjadikan siswa-siswa di SMK Negeri H Moenadi lebih berwawasan dan terampil di sektor pertanian.  Dan dalam rangka peningkatan kompetensi siswa, SMK Negeri H Moenadi mengadakan uji kompetensi siswa berkala.

Terlepas dari segala fasilitasi, hal yang paling penting dalam pembinaan generasi muda di SMK Negeri H Moenadi adalah sikap mental dan karakter siswa.  Setiap siswa-siswi yang masuk akan digembleng sikap mental dan karakter oleh guru, karena bergelut di sektor pertanian harus kuat fisik dan mental agar mampu menjaga keberlanjutan pertanian.  Hal ini sesuai dengan penelitian (Fikri dkk, 2021) yang menyatakan bahwa sikap menjadi indikator yang mencerminkan keberlanjutan pertanian lebih dominan dari pada minat dan sikap siswa terhadap sektor pertanian tergolong baik terhadap peran penting sektor pertanian pada pembangunan nasional, pertanian merupakan sektor usaha yang prospektif, kesenangan siswa akan ilmu pertanian karena merupakan ilmu terapan dan kemauan siswa untuk mempelajari ilmu pertanian.

Peran serta SMK Negeri H Moenadi dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan melakukan produksi pangan berkelanjutan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam mewujudkan peran serta dalam produksi pangan nasional adalah yang pertama Tanaman Pangan. Produksi tanaman pangan di SMK Negeri H Moenadi meliputi produksi padi dan palawija.  Praktik tanam padi yang dilakukan di sekolah adalah padi sawah, padi gogo dan padi hidroganik. Dalam rangka mendukung produksi beras nasional, sekolah memfokuskan pada padi sawah.  Penanaman padi sawah dilakukan secara terus-menerus sehingga memiliki indeks pertanaman (IP) 3.00 dan berusaha untuk mengejar IP 4.00, dengan upaya mempersingkat jeda penanaman dan penggunaan varietas genjah demi membantu mendorong peningkatan produksi padi.

Pada proses pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan dilakukan oleh siswa SMK Negeri H Moenadi didampingi oleh asisten lahan dan guru.  Teknik budidaya menggambungkan sistem pertanian konvensional dan system pertanian modern melalui mekanisasi pertanian.  Dengan harapan siswa mampu melakukan kedua sistem pertanian. Sedangkan produksi palawija meliputi jagung, kedelai, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar  serta talas yang secara silih berganti dibudidayakan.

Yang kedua adalah Tanaman Hortikultura. Tanaman hortikultura yang diproduksi guna mendukung produksi pangan dan pemenuhan gizi masyarakat meliputi tanaman buah dan sayuran.  Buah yang dibudidayakan adalah buah semusim seperti melon dan semangka, meskipun demikian sekolah juga memiliki tanaman buah tahunan yang sangat beraneka ragam seperti jambu, manga, durian, pisang, matoa, rambutan, papaya dan lain-lain.  Terutama buah melon adalah produk andalan dari SMK Negeri H Moenadi, bahkan SMK menerima bantuan 2 screenhouse dari PT Farmhill guna mendukung pembelajaran dan keterampilan siswa-siswi di SMK Negeri H Moenadi.

Sedangkan sayuran yang sering dibudidayakan meliputi sayuran daun (bayam, kangkung, sawi dan selada), sayuran buah (tomat, cabai, terong) dan sayuran kacang-kacangan/polong seperti kacang Panjang dan buncis.  Bahkan sekolah telah bekerja sama dengan PT Raja Seed dalam produksi benih kacang panjang.

Dengan demikian SMK Negeri H Moenadi telah berpartisipasi secara aktif dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan. Kebijakan ketahanan pangan sebagaimana yang diupayakan pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan telah mengamanatkan Pembangunan Ketahanan Pangan yang Mandiri dan Berdaulat. (Rachmad, 2014).

Penulis : Nyevi Ria Budiastuti, Guru SMK Negeri H Moenadi Ungaran

Admin Moenadi

Tulisan Lainnya

Daging Analog Untuk Si Vegan
Oleh : Admin Moenadi

Daging Analog Untuk Si Vegan

Mengawal Kinerja Guru
Oleh : Admin Moenadi

Mengawal Kinerja Guru

6 Komentar

Joko Pramono, Jumat, 8 Okt 2021

Dengan bekal ilmu budidaya yang baik diharapkan mampu memperbaiki tehnik budidaya pertanian yg mampu mensuplai bahan pangan, sebagai upaya mencapai ketahanan pangan

Balas
Rahayu Dwikorawati, Jumat, 8 Okt 2021

SMKN H.MOENADI sebagai wujud penyiapan generasi bangsa yg siap mendukung pembangunan pertanian sehingga ke depan Indonesia menjadi negara yg maju, mandiri dan modern di bidang pertanian. Selamat atas dedikasi para guru yg telah menyiapkan generasi tangguh di bidang pertanian.

Balas
Indri Septiarini, Jumat, 8 Okt 2021

SMKN H. Moenadi sebagai sekolah pembelajaran generasi muda untuk lebih berkiprah pada dunia pertanian terutama tanaman pangan dan hortikultura sudah tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya. Lulusannya mampu terjun langsung mempraktekan ilmunya di lapangan. Mungkin kedepannya perlu dipikirkan tidak hanya pembelajaran untuk tanaman pangan dan hortikultura tetapi untuk komoditas perkebunan juga. Karena beberapa komoditas perkebunan sekarang sedang naik daun dan cukup memberikan kontribusi terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Balas
Uci, Jumat, 8 Okt 2021

Yang menarik adalah ketika teknologi baru dibidang pertanian juga dikuasai oleh generasi muda ini. Maka saya yakin masa depan pertanian Indonesia akan cerah

Balas
Widhiyanti Nugraheni, Jumat, 8 Okt 2021

Keren banget SMK H.Moenadi Ungaran. Di era skrg ini, sangat dibutuhkan tenaga tenaga ahli di bidang pertanian .

SMK H. moenardi telah mencetak generasi profesional di bidang pertanian. Sukses terus untuk klrg besar SMK H Moenardi yg turut berpartisipasi mrndukung ketahanan pangan nasional …

Balas
Hanang Dwi A, Jumat, 8 Okt 2021

Bekali dan isi harapan dan mimpi kawan kawan muda itu sesuai langkah yg mereka pilih di sektor pertanian.
Smoga SMK H. MOENADI bisa mewujudkannya…amiin
Semangatt

Balas
KELUAR